Private Cloud pada Ubuntu Enterprise Cloud
Private Cloud Pada Ubuntu Enterprise Cloud
Cloud Computing (Komputasi awan) adalah teknologi yang menyediakan layanan terhadap sumber daya komputasi melalui jaringan dan program tersedia secara remote sebagai layanan yang tersedia di internet.

Kategori yang digunakan dalam cloud yaitu infrastructure as a service (IaaS):
Infrastructure as a service adalah layanan yang menyediakan infrasturuktur IT kepada pengguna akhir dimana layanan tersebut dibangun berbasis cloud. infrastructure tersebut bisa bersifat fisik seperti hardisk, memory, jenis server, jaringan dan sebagainya.
cloud provider disini hanya menyediakan infrastruktur berdasarkan permintaan dari pengguna. jadi jika user ingin melakukan penambahan atau upgrade infrastruktur dia bisa menghubungi penyedia server cloud tersebut. contoh dari layanan ini seperti Amazon EC2, Rackspace cloud dan lain sebagainya.
pada artikel ini server yang digunakan sebagai cloud adalah ubuntu server versi 10.04. untuk mengetahui cara instal ubuntu server 10.04 dan konfigurasi cloud dapat dilihat pada postingan sebelumnya yaitu :
Menjalankan Cloud
Ada
banyak cara untuk dapat menjalankan cloud, disini akan memakai sebuah tools
firefox yaitu HybridFox untuk menjalankan cloud. Perlu diketahui untuk Private Cloud ini virtualisasi tidak
bisadilakukan dikarenakan oleh implementasi yang dilakukan secara simulasi
ataupun virtual. Tetapi jika diimplementasikan kepada server fisik akan dapat dilakukan. Untuk mendapatkan HybridFox ini dapat didownload di add-on
store pada Mozilla Firefox. Setelah
berhasil didownload maka menu baru akan muncul pada tab tools Mozilla Firefox.
Buka
tool HybridFox, lalu tahap
selanjutnya membuat regions, Klik pada tombol “Regions” kemudian isi “Region
Name” private cloud, atau apa saja. Dan
untuk “Endpoint URL” isi dengan cloud
controller ip addresss http://192.168.21.99:8443/services/Eucalyptus.
Kemudian klik tombal “Add” dan“Close”.
Informasi
yang diperlukan untuk konfigurasi ini dapat ditemukan pada file hasil download
credential pada konfigurasi sebelumnya. Atau dapat membuka web interface dan di
bawah tab credentials, klik Show Key Pair. Berikut Informasi yang terdapat pada
file “euca2-admin-x509.zip”
EC2_ACCESS_KEY='WKy3rMzOWPouVOxK1p3Ar1C2uRBwa2FBXnCw'
EC2_SECRET_KEY='qDuHYjpce8Dot5TEAIZB6EQ5uuZQHqaz0SBJaQ'
EC2_USER_ID='000100729354'
Setelah itu untuk konfigurasi regionnya
Gambar 1. EC2 Region
dan untuk credientialnya
Gambar 2. Add Crediential
Untuk
nama akunnya bias disi apa saja , disini dibuat private cloud, untuk AWS access key nya menggunakan EC2_ACCESS_KEY,
dan AWS Secret key nya menggunakan EC2_SECRET_KEY, dan pilih region yang telah
dibuat sebelumnya. Tentukan sebuah id yang akan digunakan.
Gambar 3. Tambah Akun ID
Tahap
selanjutnya adalah pembuatan Keypair yang dapat dilakukan dengan klik pada tab”KeyPairs”, pilij icon “Create a new Keypairs”. Beri nama dan
pilih lokasi untuk menyimpan keypair tersebut.
Gambar 4. Menambah Keypair
Setelah konfigurasi tersebut HybridFox akan meminta untuk aplikasi di
restart.
Gambar 5. Image List pada
HybridFox
Setelah
itu sistem siap untuk menjalankan instance dengan cara, klik file apapun yang
ber-ekstensi. image.manifest.xml, klik kanan dan “Launch instance(s) of this AMI”.
Gambar 6. Launch Instance
Gambar 7. Launching Instance
Pindah
pada tab instance. Instance yang telah dijalankan akan terdaftar disana dengan
status “pending”.
Gambar 8. Status Instance "Pending"
Sekarang
image telah ditransfer melalui jaringan ke NC yang akan menjalankan instance,
dan ini akan memakan waktu beberama menit. Setelah selesai di transfer maka
status instance akan berubah menjadi “running”.
Gambar 9. Status Instance "Running"
Dari
gambar 9 dapat dilihat bahwa status instance telah berubah dari pending
menjadi running yang mengindikasikan sistem operasi yang dipilih tersebut telah
berjalan dalam cloud dan dapat siap digunakan oleh user didalam jaringan.









Thanks infonya
ReplyDeleteinformasi yang menarik, terimakasih
ReplyDeleteThanks for tutor
ReplyDeleteMantap
ReplyDeleteSaya kira cloud cuma bisa buat nyimpen data2 kita secara onlen. Eh masih ada juga fungsi yg lain .
ReplyDeleteThanks min atas ilmunya :v
Kenapa dibuat private gan?
ReplyDeletemantapp
ReplyDeleteMantap
ReplyDeletepenjelasannya mantul
ReplyDeleteTerima kasih infonya sangat membantu
ReplyDeleteKeren...
ReplyDeleteBermanfaat. Terimakasih π
ReplyDeleteSangat bermanfaat
ReplyDeleteBermanfaat sekali, terimakasih π
ReplyDeleteThanks infonya
ReplyDeletePenjelasannya mudah dipahami gam
ReplyDeleteBagus dan sangat bermanfaat π
ReplyDeleteMantul gan
ReplyDeleteGood��
ReplyDeleteterimakasih infonya min.....
ReplyDeleteuntuk menambah ilmu silahkan kunjungi blog saya juga ya min
https://apriliarahayu15.blogspot.com/
Sangat bermanfaat
ReplyDeleteSip infonya gan
ReplyDeleteSangat membantu gan. .
ReplyDeleteSangat berfaedah min
ReplyDeleteSangat bermanfaat
ReplyDeleteTerimakasih infonya sangat membantu
ReplyDeleteTerimakasih infonya sangat membantu
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeletelagi nyari nyari tentang ubuntu enterprise cloud, akhirnya ketemu juga. thanks min
ReplyDeleteMantapp Minπ
ReplyDelete